Rabu, Desember 04, 2013

Undangan Koordinasi Karya Seni Siswa

Kepada Yth. Bapak/Ibu Guru
 SMA Negeri 18 Surabaya

Assalamu'alaikum Wr. Wb
Mengharap kehadiran Bpk./Ibu Guru untuk Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Gelar Karya Siswa
pada :
Hari               : Senin
Tanggal         : 9 Desember 2013
Jam              : 10.00 WIB
Tempat        : Ruang Guru SMA Negeri 18 Surabaya

Wakalaikumsalam Wr. Wb.

Surabaya, 5 Desember 2013
Kepala SMAN 18 Surabaya


Drs. SUWANDI
NIP. 19590130 198603 1 011

Selasa, Mei 28, 2013

Hasil Seleksi SNMPTN 2013


No.
No. Pendaftaran
Nama Siswa
Jurusan/Kelas
PTN
Program Studi
1.
4130765715
ACHMAD RIZAL FILAYATUL
IPS/XII IPS 3
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
PEND. JASMANI, KESEHATAN DAN REKREASI
2.
4130572509
ADINDA WIDYA LARASATI P
IPS/XII IPS 2
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SASTRA JEPANG
3.
4130747128
ANNISA IKHLASUL AMALIYAH
IPS/XII IPS 3
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
PEND. ADM. PERKANTORAN
4.
4130611170
ASTI RIZKIANA PRAMITHA
IPA/XII IPA 4
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN
5.
4130643108
BEGAWAN HARYO PAMUNGKAS
IPS/XII IPS 3
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
ADMINISTRASI PEMERINTAHAN
6.
4130568739
DINDA HEMAS PERMANA
IPA/XII IPA 4
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SASTRA INDONESIA
7.
4130610114
MITA YUANA
IPS/XII IPS 1
UNIVERSITAS AIRLANGGA
ILMU INFORMASI DAN PERPUSTAKAAN
8.
4130496332
NOVI NURMAYANI
IPA/XII IPA 2
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
AGRIBISNIS
9.
4130518452
RIZKY ALDIANSYAH
IPA/XII IPA 2
UNIVERSITAS AIRLANGGA
KESEHATAN MASYARAKAT
10.
4130350126
RIZKY OKTORIO S
IPA/XII IPA 4
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA
FISIKA
11.
4130639843
SITI BADRIAH
IPS/XII IPS 3
UNIVERSITAS AIRLANGGA
ANTROPOLOGI SOSIAL
12.
4130678255
SYARIEFUDIN PUTRA
IPA/XII IPA 3
UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
PEND. JASMANI, KESEHATAN DAN REKREASI
13.
4130648562
WINGGA WAHYU RAMADHAN
IPA/XII IPA 3
UNIVERSITAS AIRLANGGA
ANTROPOLOGI SOSIAL

Kamis, Desember 06, 2012

Kurikulum 2013


Guru dan Kurikulum 2013

Ada empat aspek yang harus diberi perhatian khusus dalam rencana implementasi dan keterlaksanaan kurikulum 2013. Apa saja?   
Pertama, kompetensi guru dalam pemahaman substansi bahan ajar (baca: kompetensi pedagogi/akademik).  Didalamnya terkait dengan metodologi pembelajaran, yang nilainya pada pelaksanaan uji kompetensi guru (UKG) baru mencapai rata-ratanya 44,46.
Kedua, kompetensi akademik (keilmuan), ini juga penting, karena guru sesungguhnya memiliki tugas untuk bisa mencerdaskan peserta didik dengan ilmu dan pengetahuan yang dimilikinya, jika guru hanya menguasai metode penyampaiannya tanpa kemampuan akademik yang menjadi tugas utamanya, maka peserta didik tidak akan mendapatkan ilmu pengetahuan apa-apa.
Ketiga, kompetensi sosial. Guru harus juga bisa dipastikan memiliki kompetensi sosial, karena ia tidak hanya dituntut cerdas dan bisa menyampaikan materi keilmuannya dengan baik, tapi juga dituntut untuk secara sosial memiliki komptensi yang memadai. Apa jadinya seorang guru yang asosial, baik terhadap teman sejawat, peserta didik maupun lingkungannya.
Keempat, kompetensi manajerial atau kepemimpinan. Pada diri gurulah sesungguhnya terdapat teladan, yang diharapkan dapat dicontoh oleh peserta didiknya.
Guru sebagai ujung tombak penerapan kurikulum, diharapkan bisa menyiapkan dan membuka diri terhadap beberapa kemungkinan terjadinya perubahan.
Kesiapan guru lebih penting dari pada pengembangan kurikulum 2013. Kenapa guru menjadi penting? Karena dalam kurikulum 2013, bertujuan mendorong peserta didik, mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan mengkomunikasikan (mempresentasikan), apa yang mereka peroleh atau mereka ketahui setelah menerima materi pembelajaran.
Melalui empat tujuan itu diharapkan siswa memiliki kompetensi sikap, ketrampilan, dan pengetahuan jauh lebih baik. Mereka akan lebih kreatif, inovatif, dan lebih produktif.
Disinilah guru berperan besar didalam mengimplementasikan tiap proses pembelajaran pada kurikulum 2013. Guru ke depan dituntut tidak hanya cerdas tapi juga adaptip terhadap perubahan

Senin, September 15, 2008

SMA Negeri 18 Surabaya







SEJARAH SINGKAT

Pada mulanya SMA Negeri 18 Surabaya adalah sebuah sekolah yang merupakan proyek penelitian pendidikan IKIP Surabaya yang diberi nama Proyek Perintis Sekolah Pembangunan (PPSP). PPSP yang berlokasi di dalam kompleks kampus IKIP Surabaya, jalan Ketintang Surabaya ini mulai dibuka pada tahun 1972. PPSP inilah yang merupakan cikal bakal dari SMA Negeri 18 Surabaya. Seiring dengan berakhirnya proyek ini, maka pada tahun 1986 PPSP IKIP Surabaya dialih kelola dari Dirjen Dikti ke Depdikbud Kanwil Surabaya, Jawa Timur. Pada tanggal 10 Oktober tahun 1986, sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik indonesia No. 0709 /10 /1986 tentang Penegerian Sekolah Menengah Atas Proyek Perintis Sekolah Pembangunan (PPSP) Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan, nama PPSP IKIP Surabaya berganti nama menjadi SMA Negeri 18 Surabaya, yang tetap menempati gedung PPSP IKIP Surabaya. Kepala Sekolah saat itu dijabat oleh bapak Drs. Windroyo (Th 1986-1990), selanjutnya berturut-turut oleh Bapak Pribadio, B.A. (Th 1990-1992), bapak Slamet Srijono (Th 1992-1996), Bapak Drs Ibnu Hajar (Th 1996-2002),Bapak Drs. H. Abdul Fatah, S.H., M.M.(Th 2002 - 2007)dan mulai 22 Maret 2007 sampai sekarang dijabat oleh Dra.Hj. Siti Laila, M.Pd.

Tahun 1996 setelah alih kelola, maka gedung SMA Negeri 18 Surabaya yang di Kampus IKIP Surabaya akan diambil alih oleh IKIP Surabaya, dan akan menempati gedung di Gedangan, Sidoarjo, yang merupakan sekolah gedung peninggalan Sekolah Luar Biasa proyek IKIP Surabaya. Namun gedung ini dalam kondisi yang kurang layak, sebagai tempat belajar. Sejak saat itu, selama 2 tahun yaitu 1996-1998, SMAN 18 Surabaya menempati 2 lokasi yang berbeda yaitu di Gedangan, Sidoarjo dan di IKIP Surabaya. Sekolah yang di Gedangan ini disebut sebagai SMAN 18 Surabaya kelas jauh.

PEMBANGUNAN GEDUNG SMA NEGERI 18 DI BIBIS KARAH SAWAH

Pada tahun 1996 di mulai pembangunan gedung SMA Negeri 18 Surabaya yang berlokasi di Jl. Bibis Karah Sawah No. 9 Surabaya dengan sumber dana dari Komite SMA Negeri 18 Surabaya. Gedung berlantai dua ini selesai dibangun dan diresmikan oleh Ketua BP3 SMA Negeri 18 Surabaya, Bpk. Drs. Soeharno, pada tanggal 1 Juli 1998. Mulai saat itu SMA Negeri 18 menjadi satu kembali di Surabaya.
Saat itu hanya memiliki 12 ruang kelas, 1 laboratorium IPA, 1 Perpustakaan, 1 ruang guru, ruang kepala sekolah,ruang wakasek dan ruang Tata Usaha.Saat itu jam masuk sekolah dibagi menjadi dua yaitu kelas II dan III masuk pagi sedangkan kelas I masuk siang.Pada tahun 2002 seluruh siswa sudah masuk pagi